Hanya ada dua cara untuk menjalani hidup Anda. Yang pertama dengan menganggap tak ada satu pun keajaiban di dalam hidup Anda. Atau yang kedua, dengan menganggap segala hal dalam hidup Anda adalah keajaiban

NAPZA

Apa itu Napza ???

Ok pada kesempatan ini saya akan mengulas sedikit Napza, walaupun teman-teman mungkin sudah mengerti dari membaca, mendengar dll, tetapi kali ini saya mencoba menguraikannya lagi. Sebagai warga purbalingga seharusnya anti menggunakan Napza.

NAPZA merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya. Sedangkan Narkoba adalah narkotika dan obat-obatan. Narkoba atau NAPZA merupakan bahan/zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/otak sehingga bilamana disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis/jiwa dan fungsi sosial.

Pemerintah sendiri telah mengeluarkan Undang-Undang untuk penyalahgunaan narkoba yaitu UU No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika.

Beberapa jenis NAPZA yang populer digunakan di Indonesia :

•         Putau : tergolong heroin yang sangat membuat ketergantungan, berbentuk bubuk.

•         Ganja : berisi zat kimia delta-9-tetra hidrokanbinol, berbentuk tanaman yang dikeringkan.

•         Shabu-shabu: kristal yang berisi methamphetamine.

•         Ekstasi: methylendioxy methamphetamine dalam bentuk tablet atau kapsul.

•         Pil BK, megadon dan obat-obat depresan sejenis.

Berikut ini beberapa contoh jenis NAPZA yaitu

a. Kodein

https://i2.wp.com/images.rxlist.com/images/multum/acetaminophen-codeine300mg-30mg-ran.jpg

b. Candu

https://i2.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/80/CANDU_reactor_schematic.png/400px-CANDU_reactor_schematic.png

c. heroin

https://alifiansyah.files.wordpress.com/2011/05/heroin.jpg?w=300

d. Marijuana

https://alifiansyah.files.wordpress.com/2011/05/marijuana-leaf.jpg?w=300

e. Metadone

https://i1.wp.com/www.eroina.org/images/metadone_1.jpg

f. Sabu-sabu

https://alifiansyah.files.wordpress.com/2011/05/sabu.jpg?w=150

Ciri-ciri ketergantungan Napza

•         Keinginan yang tak tertahankan untuk “MEMAKAI

•         Kecenderungan untuk menambah dosis.

•         Ketergantungan psikis.

•         Ketergantungan fisik, yaitu gejala putus obat (withdrawal syndrome).

Akibat penyalahgunaan Napza

•         Secara fisik: penggunaan NAPZA akan mengubah metabolisme tubuh seseorang.

•         Secara psikis: berkaitan dengan berubahnya beberapa fungsi mental, seperti rasa bersalah, malu dan perasaan nyaman yang timbul dari mengkonsumsi NAPZA.

•         Secara sosial: dampak sosial yang memperkuat pemakaian NAPZA. Proses ini biasanya diawali dengan perpecahan di dalam kelompok sosial terdekat seperti keluarga, sehingga muncul konflik dengan orang tua, teman-teman, pihak sekolah atau pekerjaan.

Efek lanjut penggunaan Napza

•         Dari kebutuhan untuk memperoleh NAPZA terus-menerus menyebabkan penyalahguna sering melakukan pelanggaran hukum.

•         Menurunnya bahkan menghilangnya produktivitas pemakai, apakah itu di sekolah maupun di tempat kerja. Penyalahguna akan kehilangan daya untuk melakukan kegiatannya sehari-hari.

•         Penggunaan jarum suntik secara bersama meningkatkan resiko tertularnya berbagai macam penyakit seperti HIV.

•         OVER DOSIS = Kematian

Ciri-ciri pengguna

a. Fisik

•         Berat badan turun drastis.

•         Mata cekung dan merah, muka pucat dan bibir kehitaman.

•         Buang air besar dan air kecil kurang lancar.

•         Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas.

•         Tanda berbintik merah seperti bekas gigitan nyamuk dan ada bekas luka sayatan.

•         Terdapat perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan.

•         Sering batuk-pilek berkepanjangan.

•         Mengeluarkan air mata yang berlebihan.

•         Mengeluarkan keringat yang berlebihan.

•         Kepala sering nyeri, persendian ngilu.

b. Emosi

•         Sangat sensitif dan cepat bosan.

•         Jika ditegur atau dimarahi malah membangkang.

•         Mudah curiga dan cemas

•         Emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul atau berbicara kasar kepada orang  disekitarnya, termasuk kepada anggota keluarganya. Ada juga yang berusaha menyakiti diri sendiri..

c. Perilaku

•         Malas

•         Menunjukkan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga.

•         Menyendiri di kamar, toilet, gudang, kamar mandi, ruang-ruang yang gelap.

•         Nafsu makan tidak menentu.

•         Takut air, jarang mandi.

•         Sering menguap.

•         Sikapnya cenderung jadi manipulatif.

•         Sering bertemu dengan orang-orang yang tidak dikenal keluarga, pergi tanpa pamit dan pulang lewat tengah malam.

•         Selalu kehabisan uang, barang-barang pribadinya pun hilang dijual.

•         Suka berbohong dan gampang ingkar janji.

•         Sering mencuri baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun pekerjaan.

Nah itu dulu informasinya, nanti tak sambung lagi apa penyebab dan bagaimana penanggulanggannya.

Bagi teman-teman yang belum terlanjur tolong jauhi dan kalau udah terlanjur yang pelan-pelanlah untuk menghindari sebelum jauh terlambat. Maaf ini bukan ingin menggurui tapi kita hanya berbagi dan sharing. OK.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s